25 April 2022 124
Berita

Hari Kartini, Srikandi Indonesia Re Jadi Contoh Implementasi AKHLAK

Jakarta (ANTARA) - PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) (Indonesia Re) menegaskan komitmennya untuk selalu mengimplementasikan AKHLAK sebagai core value sekaligus identitas perusahaan dalam melakukan transformasi sumber daya manusia, termasuk bagi para Srikandi BUMN yang berkarya di dalamnya.
 
Hal itu diungkapkan Direktur Keuangan dan Aktuaria Indonesia Re Maria Elvida Rita Dewi dalam peringatan Hari Kartini pada tahun ini.
 
Vida mengatakan Indonesia Re memiliki banyak Srikandi yang mampu mengimplementasikan Loyal yang merupakan salah satu nilai yang sejak 2020 dicanangkan Kementerian BUMN sebagai core value setiap BUMN, yakni AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).
 
Padahal, jelas dia, tidak jarang seorang wanita yang merupakan seorang ibu di rumahnya, harus mampu menjalankan peran sebagai pemimpin yang tangguh dan mampu memberikan curahan pemikirannya demi tercapainya tujuan bersama.
 
“Kita semua tahu, menjadi seorang Ibu bukanlah perkara yang mudah, menjadi seorang Ibu yang bahkan harus bekerja dan menghabiskan sebagian waktunya di kantor, terkadang menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang menjalaninya, namun saya sangat yakin, dengan kita mulai memupuk rasa loyal terhadap Perusahaan, kita akan mampu menjawab tantangan-tantangan di masa mendatang,” ungkapnya, Kamis (21/4/2021).
 
Vida menegaskan sejak awal bergabung dengan Indonesia Re telah berkomitmen untuk menjadikan AKHLAK sebagai core value sekaligus identitas perusahaan. Kemudian, salah satu aspek pada AKHLAK yang menjadi fokus utama Indonesia Re adalah Loyal.
 
Artinya, jelas dia, setiap insan Indonesia Re harus memiliki dedikasi yang tinggi, serta senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Menurutnya, penerapan nilai Loyal dapat ditunjukkan dengan selalu menjaga nama baik sesama rekan karyawan, pimpinan, perusahaan, dan negara; memiliki sikap rela berkorban untuk mencapai tujuan yang lebih besar; serta memiliki kepatuhan kepada pimpinan sepanjang tidak bertentangan dengan hukum dan etika.
 
“Saya berharap bahwa AKHLAK tidak sekedar dijadikan jargon di Indonesia Re, tetapi seyogyanya dapat menjadi suatu prinsip yang substansial, sekaligus perekat budaya kerja yang mendukung peningkatan kinerja karyawan Indonesia Re secara berkelanjutan,” kata Vida yang menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Aktuaria di Indonesia Re sejak 20 Mei 2021.
 
Dia menegaskan Indonesia Re pun tak luput dari dampak disrupsi tersebut, yang membuat target dan strategi perusahaan menjadi lebih menantang di masa ini dan masa mendatang. Menurutnya, tantangan yang dihadapi itu membuat Indonesia Re harus lebih menggiatkan transformasi human capital.
 
Dengan begitu, jelasnya, para insan Indonesia Re dapat memiliki daya saing berlevel global, serta Indonesia Re dapat menjadi perusahaan yang agile dan resilient. Oleh karena itu, dia mengatakan bahwa Loyal dalam nilai AKHLAK memiliki kata kunci Komitmen, Dedikasi dan juga Kontribusi.
 
“Dedikasi saya terhadap perusahaan adalah bagaimana bisa berkontribusi semaksimal mungkin pada perusahaan, dengan menjalankan profesi dan tanggung jawab yang sudah diamanahkan kepada saya. Kita semua harus memahami bahwa tantangan sejatinya adalah situasi yang harus kita hadapi untuk ‘menguji’ kemampuan kita, dan mempersiapkan diri kita untuk melangkah ke level yang lebih tinggi. A smooth sea never made a strong sailor,” tegasnya.