18 December 2019 8147
Accounting & Finance

Mengenal Produk Derivatives : Options dan Futures

Apabila pergerakan harga saham didasarkan pada estimasi performa perusahaan yang menerbitkan saham yang kita beli tersebut. Lantas, apakah ada instrument yang pergerakan harganya berdasarkan pergerakan harga saham? Atau misalnya harga suatu komoditas didasarkan pada misalnya faktor supply-demand atas komoditas tersebut. Namun, apakah ada instrument yang pergerakan harganya didasari oleh pergerakan harga komoditas atau aset yang mendasarinya? Jawabannya : Ada, yaitu instrument produk turunan atau yang lebih dikenal dengan derivatives.
 
 John C. Hull mendeskripsikan sebuah produk derivatives sebagai a financial instrument whose value depends on (or derives from) the values of others, more basic, underlying variables. Dengan kata lain, underlying asset untuk instrumen derivatives dapat berupa apa saja seperti indeks saham, obligasi, atau bahkan suhu udara pada daerah tertentu.
 
Pada dasarnya, instrument derivatives digunakan untuk melindungi nilai atas underlying assetnya. Namun, pada prakteknya instrument derivatives juga digunakan oleh para spekulan untuk mendapatkan keuntungan. Menurut informasi pada website Bursa Efek Indonesia (BEI), ada beberapa produk derivatives yang diperdagangkan di BEI, namun likuiditas yang lebih besar ada pada Over the Counter (OTC) market atau diluar bursa. Bank for International Settlement (BIS) yang berkedudukan di Basel - Swiss, pada report nya menunjukkan bahwa nilai kontrak derivates di seluruh dunia mencapai USD 640 Triliun pada akhir Juni 2019. Di sisi lain, nilai Gross Domestic Product Dunia pada akhir tahun 2018 hanya USD 85 Triliun (World Bank).
 
Graph 1: Outstanding notional amounts of OTC derivatives, USD trillions (interactive graph).
Source: BIS OTC derivatives statistics (
Table D5.1).
               
               
Sebelum melangkah jauh, yuk kita mengenal beberapa instrument derivatives dasar yang secara umum diperdagangkan di bursa saham:
 
1.     Options
a.     Call Options
Call options adalah sebuah kontrak yang memberikan hak kepada pemiliknya untuk membeli suatu underlying pada jumlah, harga, dan waktu tertentu sesuai dengan kontrak. Harga tertentu yang dimaksud disebut dengan strike price tau exercise price. Waktu tertentu (tanggal) dikenal dengan maturity date atau expiration date. American options berarti options tersebut dapat dieksekusi atau exercise pada kapan saja hingga expiration date, sedangkan European options hanya dapat di-exercise hanya pada expiration date.
 
b.     Put Options
Put options adalahsebuah kontrak yang memberikan hak kepada pemiliknya untuk menjual suatu underlying pada jumlah, harga, dan waktu tertentu sesuai dengan kontrak. Sama dengan call options, put options memiliki terminologi yang sama terkait strike price, exercise date, dan waktu pelaksanaan exercise nya (American atau European). Posisi beli dikenal dengan Long, dan posisi jual dikenal dengan Short.
 
Options Payoff
Sumber gambar: quantra.quantinsti.com
 
2.    
      Futures
Kontrak berjangka atau futures  adalah suatu kontrak atau perjanjian antara dua pihak untuk membeli atau menjual underlying pada jumlah dan waktu tertentu sesuai dengan perjanjian. Pada settlement date pada umumnya tidak terjadi perpindahan aset antar kedua belah pihak, jadi hanya selisih cash yang diserahkan. Walaupun tetap ada underlying pada kontrak futures pada saat settlement date diserahkan secara fisik seperti kontrak futures pada komoditas ataupun livestock. Namun proses penyerahan secara fisikpadaumumnya membutuhkan proses yang cukup lama. Kotrak berjangka pada umumnya diperjualbelikan di bursa efek. Oleh karena itu, biasanya kontrak berjangka memiliki standard tertentu dalam transaksinya. Contohnya adalah sebagai berikut : Produk IDX LQ45 Futures pada BEI. Underlying produk ini adalah Indeks LQ-45 dengan multiplier sebesar Rp 500.000,-. Artinya minimal transaksi atas produk ini adalah 1 (Kontrak) X Poin Indeks (Indeks LQ45) X 500.000. Jika poin indeks (Indeks LQ45) yang dibeli adalah di leve 3500, maka nilai transaksi 1 kontrak adalah 1 X 3500 X 500000 atau Rp 1.750.000.000,-. Selain itu, pada saat melakukan transaksi, pada umumnya pembeli produk futures akan dikenakan dana jaminan yang besarannya bervariasi tergantung dari bursa di mana produk tersebut diperdagangkan. Di BEI, nilai jaminan adalah 4% dari nilai transaksi.
 
Futures Payoff
Sumber gambar: www.richmondfed.org
 
 
References:
bis.org
aol.com
data.worldbank.org
quantra.quantinsti.com
idx.co.id
www.idx.co.id
www.richmondfed.org
John C. Hull. Options, Futures, and others Derivatives-8th Ed.
John C. Cox and Mark Rubinstein. Options Markets.1985.Prentice-Hall:New Jersey.

Penulis

Muhamad Yusron Wahyudi, S.E., M.Sc.

Email: yusron@indonesiare.co.id